image

Profil

Latar Belakang

Balai Syura Ureung Inong Aceh didirikan pada tanggal 21 April 2000, sekitar 2 (dua) bulan setelah terselenggaranya Kongres Perempuan Aceh (Duek Pakat Inong Aceh), kongres yang dihadiri oleh 437 (empat ratus tiga puluh tujuh) perempuan Aceh yang datang dari seluruh Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan daerah-daerah lain di luar Aceh seperti Medan dan Jakarta dengan berbagi latar belakang pendidikan, profesi, usia dan status sosial. Kongres Duek Pakat Inong Aceh ini dilaksanakan pada tanggal 19 s/d 22 April 2000 di saat situasi kekerasan dibeberapa daerah di Aceh sedang mencapai puncaknya.
Kongres Perempuan Aceh ini mencoba mengajak semua pihak untuk mengedepankan nilai-nilai perdamaian dalam melihat dan menyelesaikan konflik di Aceh.

Kongres Duek Pakat Inong Aceh tersebut juga mengeluarkan rekomendasi untuk melaksanakan buti-butir rekomendasi tersebut, dibentuklah lembaga Balai Syura Ureung Inong Aceh.

Balai Syura berkedudukan di ibu Kota Provinsi Daerah Istimewa aceh dengan wilayah kerja di seluruh Aceh dan luar Aceh serta mempunyai kantor perwakilan di kota-kota diluar Aceh yang dianggap perlu.

Balai Syura berazaskan Islam dan bersifat kesetaraan, keadilan, kekeluargaan dan independen. Berlambangkan Pinto Aceh yang berarti pintu kedamaian dan kebahagiaan, terbuka untuk kebaikan dan tertutup untuk kebhatilan.

Nama Organisasi : Balai Syura Ureung Inong Aceh

Singkatan Nama Organisasi : Balai Syura / BSUIA

Alamat : Jl. T. Imeum Lueng Bata No 11 Desa Lam Sepeng Banda Aceh, Kode Pos 23247 Telp/Fax : 0651-635109 email :balai_syura@yahoo.co.id

Tempat dan Tahun Berdiri: Didirikan di Banda Aceh tanggal 16 Muharram 1421 H / 21 April 2000 M

Bentuk Organisasi: Perkumpulan

Dasar Hukum: Akte Notaris No. 4 tanggal 4 Juli 2000

Di hadapan Notaris: H. Nasrullah, SH

Visi:
Mewujudkan kehidupan perempuan Aceh yang bermartabat, berkeadilan dan damai, menegakkan Syari’at Islam yang berpihak pada perempuan, menerapkan adat istiadat yang arif dan relevan untuk kemajuan perempuan serta meningkatkan posisi tawar perempuan Aceh dalam segala sisi kehidupan ekonomi, politik, sosial dan budaya.

Misi :
- Pengembangkan kondisi yang kondusif bagi kehidupan yang damai dan aman,
- Mengkaji dan mengembangkan syari’at Islam
- Memberdayakan ekonomi perempuan
- Meningkatkan sumber daya Perempuan
- Meningkatkan peran serta posisi perempuan dalam politik, sosial, adat dan budaya yang berpihak pada perempuan.